Modifikasi motif kain songket bermotif busung merak
Motif Mayura Ratna Mandala terinspirasi dari gambaran keindahan alam dan kemuliaan makhluk hidup yang hidup dalam keseimbangan kosmis. Pada sisi kiri dan kanan motif tampak bentuk burung merak (Mayura) yang berdiri anggun dengan sayap terbuka. Dalam simbolisme Nusantara, merak melambangkan keindahan, keagungan, dan kewibawaan. Ia juga sering dimaknai sebagai penjaga taman kehidupan yang penuh warna dan kemakmuran. Di bagian tengah motif tersusun pola geometris yang menyerupai bunga dan bintang, membentuk sebuah mandala. Mandala ini melambangkan pusat keseimbangan alam semesta—tempat di mana kekuatan spiritual, kehidupan manusia, dan alam berpadu dalam harmoni. Ornamen bunga yang berkembang dari pusat pola menggambarkan pertumbuhan, kemakmuran, dan keindahan yang terus mekar. Sementara garis-garis yang saling terhubung menunjukkan bahwa setiap unsur kehidupan memiliki hubungan satu sama lain. Secara keseluruhan, motif ini menyampaikan pesan bahwa keindahan sejati lahir dari keseimbangan antara kekuatan, kebijaksanaan, dan keharmonisan alam. Seperti merak yang menjaga taman kehidupan, manusia diharapkan mampu menjaga keseimbangan dunia dengan sikap bijaksana dan penuh penghormatan terhadap alam. Motif Mayura Ratna Mandala menjadi simbol keanggunan, kemakmuran, dan keharmonisan, menjadikannya sangat tepat digunakan sebagai kain yang melambangkan kebanggaan budaya dan keluhuran tradisi.
